Menikmati senja di Seminyak adalah hal yang nggak bisa gue lewatkan ketika gue berkunjung ke Bali. Sejak beberapa tahun yang lalu, tempat ini jadi salah satu favorit spot gue buat hunting sunset.

Beberapa waktu yang lalu gue dan 2 orang temen gue baru aja menyelesaikan paper kita. Well, 2 orang temen gue ini, Fitri dan Latin sama-sama anak Geotek ketika kita kuliah dulu. Kebetulan beberapa waktu yang lalu ketika kita ngobrol bareng kita nemu informasi tentang konferensi geoteknik gitu. Akhirnya kita mutusin buat ngejajal konferensi ini dengan bikin paper. Buat gue ini paper perdana gue dan (kayaknya) bakal jadi paper terakhir gue di bidang geoteknik. Kita bertiga saat ini sama-sama kerja di kontraktor, walau di perusahaan yang berbeda. Well, beruntungnya Latin punya kenalan dosen ketika S2 dulu dan akhirnya paper kita dibimbing oleh beliau. Pak Hendra Jitno yang saat ini berdomisili di Brisbane. Jadi kita memyempatkan bertemu beliau sebulan sekali ketika beliau lagi di Jakarta. Alhamdulillah, akhirnya paper kita lolos screening dan diinvite untuk presentasi di Bali minggu lalu.
Di conference kemarin kita ketemu banyak expert geotek, baik dalam maupun luar negeri. Mereka ini sangat humble sekali untuk sekedar berdiskusi dengan remahan doritos kayak gue. Sebagian besar akademisi dan sisanya adalah praktisi-praktisi. Udah lama gue nggak merasakan vibes pergeoteknikan ini, karena saat ini sebenernya gue udah nggak fokus di spesialisasi ini lagi. Hanya karena dua orang temen gue itu (yg keduanya masih fokus di geoteknik) akhirnya gue diajak bikin paper bareng. Gue rasa sense of geotechnical engineering gue juga udah agak luntur dan nggak setajam dulu. Sepertinya setelah ini gue juga akan menyebrang spesialisasi, sebenernya nggak menyebrang sih, cuma pindah fokus spesialisasi aja.
Seperti tulisan gue dulu Between a Jack or a King, gue tetep mau jadi seorang specializing generalist. Alasan gue pindah fokus spesialisasi sebenernya karena saat kerja ini gue lebih banyak berkecimpung di construction management. Dan sekitar 2 tahun ini gue lebih fokus di BIM. BIM ini menurut gue juga menarik untuk didalami karena memiliki bahasan yang sangat luas. Implementasi BIM di Indonesia sendiri juga terbilang masih dirintis sehingga masih banyak hal yang bisa dipelajari dan dikembangkan.
Sebagai penutup, gue mau menyisipkan quote yang sering disampaikan oleh para geotechnical engineers dan structural engineers
“Earthquakes don’t kill people, buildings do”
Well, jadi sebenernya yang mendatangkan bahaya adalah inadequate designed and poorly constructed building. Both the designer and contractor have important role here. Gue rasa ini yang harus selalu diingat oleh kedua belah pihak.
Selamat Malam dari Jakarta Selatan