Gue rasa kadang manusia butuh jeda. Hidup nggak selamanya terus berlari kan ya, nggak selamanya juga terus berjalan. Kadang kita butuh berhenti sebentar to figure out everything.
Tapi kadang kalau terlalu lama berhenti, gue jadi berpikir dalam-dalam tentang banyak hal. Semacam mengkhawatirkan masa depan. Katanya manusia emang punya kecenderungan buat mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi. Yang gue tau ini nggak baik.
Entahlah, sepertinya gue sekarang ada di zona nyaman gue. Gue nggak tau juga akan ada di zona ini berapa lama. Katanya berada di zona nyaman terlalu lama itu berbahaya. Entahlah. Tapi yang jelas kalau mau melangkah keluar dari zona itu harus hati-hati juga kan.
Belakangan gue sering bosan dengan playlist-playlist di Spo**fy gue. Ketika gue jenuh, gue lebih suka dengerin Podcast. Entah itu di kantor atau di perjalanan pergi dan pulang kantor. Selera musik gue juga mengalami pergeseran, belakangan gue entah kenapa gue jadi suka dengan musik jazz.
Seperti kebanyakan mereka yang berada di pertengahan usia 20, banyak hal yang gue pikirkan sekarang. Tapi gue percaya kalau semua akan terjadi sesuai takdirnya. Kita manusia toh hanya bisa merencanakan dan mengusahakan.
Gue juga percaya bahwa entah dimana pun dia sekarang. Gue yakin kalau kita bakal ketemu orang yang tepat di waktu yang tepat. Siapapun dia. Yang jelas saat ini gue perlu mempersiapkan diri. Karena kedepannya tanggung jawab pasti akan semakin berat. Jadi banyak yang harus dipersiapkan.
Well, belakangan gue suka banget liat senja. Indah banget komposisi warnanya dan apapun di sekitarnya jadi keliatan cantik. Entah kenapa kalau ngeliat matahari terbenam gue jadi ngerasa tenang dan damai. Senja menunjukan kalau waktu berganti dan apapun yang ada itu akan berubah. Gue, lu, dia dan mereka semua akan berubah. Tapi yang jelas senja menunjukan kalau siang akan berganti malam. Dan malam adalah waktu untuk beristirahat sejenak dari apa yang sudah kita upayakan di siang hari.
“And it is He who has made the night for you as clothing and sleep [a means for] rest and has made the day a resurrection.” Quran 25:47
Jakarta, beberapa menit setelah senja.