Sekilas Tentang Proses LPDP

Hi, ini sebetulnya draft lama yang belum sempat gue selesaiin dari berbulan-bulan lalu, gue mau menunaikan janji gue untuk nulis tentang beasiswa LPDP. Sorry banget baru sempat nulis nih. Well, jadi alhamdulillah gue menjadi salah satu awardee LPDP per bulan Juli 2021 lalu dan gue mau sedikit share tentang aplikasi beasiswa ini

Jadi secara singkatnya, gue daftar LPDP akhir Mei 2021, terus seleksi beberapa tahap, akhir Juli pengumuman dan September gue berangkat ke London. Untuk pengalaman gue ini prosesnya cepet banget dan persiapannya juga super hectic karena gue juga anak kantoran. Oh iya karena kondisinya masih pandemi semua seleksi dilakukan secara daring. Untuk sedikit backgroud, gue udah cukup lama lulus S1 dan setelah lulus gue langsung kerja di salah satu BUMN konstruksi selama beberapa tahun untuk cari pengalaman.

Well, langsung aja nih. Jadi apa sih yang paling penting buat persiapan beasiswa LPDP? Kalau menurut gue yang paling penting adalah niat. LPDP bukan tujuan akhir kita, tapi alasan kita kenapa mau lanjut sekolah dan nantinya mau ngapain setelah lulus yang paling penting. Kalau tujuan konkretnya udah kepegang insyaAllah semakin mulus lah ngejalanin proses seleksinya. Karena menurut gue terkait essay dan tahapan wawancara berputar disitu2 aja.

LPDP sendiri buka banyak jalur, lebih lengkapnya bisa cek di web LPDP, disitu lengkap banget semua informasinya ada. Kebetulan gue kemarin ambil yang jalur reguler. Nah jadi untuk tahun 2021 ini ada dua skema beasiswa LPDP untuk jalur reguler, yang pertama adalah jalur LOA (Letter of Acceptance) bagi mereka yang udah pegang LOA dari kampusnya dan yang kedua adalah jalur non LOA untuk yang belum punya LOA. Kemarin gue ikut yang jalur LOA karena kebetulan sudah dapet LOA dari UCL. Kalau nggak salah proses seleksinya mirip-mirip sih antara jalur LOA dan Non LOA cuma timelinenya aja yang beda. Oh iya tapi infonya untuk yang tahun 2022 ini jalur LOA bisa skip bagian tes substansi akademik, jadi dari admin langsung ke wawancara. Untuk yang jalur Non LOA kalau nggak salah bisa milih tiga jurusan deh, tapi detailnya bisa diakses di web LPDP lagi.

Nah jadi tahapan pertama adalah seleksi administrasi. Di tahapan ini kita diminta untuk ngelengkapin terkait dokumen administrasi seperti data-data diri, ijazah, transkrip, sertifikat bahasa inggris (IELTS atau TOEFL) dan juga essay tentang komitmen dan rencana pengabdian kita setelah lulus nanti. Di tahap administrasi juga ada beberapa essay terkait personal yang harus kita isi di web LPDPnya, terkait kelebihan, kekurangan, pengalaman berorganisasi dsb. Semua essay-essay ini yang penting kita isinya jujur dan sesuai dengan diri kita. Untuk essay komitmen kontribusi menurut gue lebih bagus kalau dibuat secara spesifik, feasible dan bisa terukur. Oleh karena itu kita harus bener-bener yakin banget nih ketika milih jurusan, kita tau apa yang mau kita pelajarin dan bisa berkontribusi di bidang apa nantinya.

Setelah selesai tahapan administrasi, selanjutnya adalah Tahapan Substansi Akademik dan Kebangsaan. Tes ini mirip-mirip sama TPA buat persiapan ke perguruan tinggi gitu atau tes CPNS (katanya sih, gue belum pernah nyoba CPNS juga soalnya). Jadi bkalau bisa dilatih aja, apalagi kayak gue yang udah lama nggak megang TPA2 gini sejak bertahun-tahun lalu. Di hari yang sama ada tes wawasan kebangsaan juga.

Selanjutnya setelah lolos Tahapan Substansi Akademik dan Kebangsaan, ada wawancara. Karena kondisinya lagi pandemi, kemarin gue full online. Gue diinterview oleh pihak akademisi yang terkait dengan spesialisasi gue dan psikolog, plus ada satu pihak dari LPDP yang memonitor proses interview. Interview sendiri menurut gue merupakan bagian yang paling krusial, karena interviewer bener-bener menguji kesiapan kita untuk melanjutkan studi. Secara garis besar pertanyaannya ngecover apa yang kita tulis di essay, jadi pastikan kita bener-bener jujur dan yakin ketika nulis essay. Pihak akademisi (atau bisa jadi dari profesional) akan menguji kemampuan teknis kita tentunya, jadi pastikan kita paham betul apa bidang yang akan kita dalami nantinya seperti apa. Biasanya mereka juga bakal mengeksplor alasan kita memilih major terkait, pastikan jawaban kita logis. Terkadang pertanyaan juga sering muncul ketika major yang kita pilih tidak inline dengan background studi kita. Well, selama alasannya logis, misal untuk pengembangan karir kedepan, tentu nggak apa-apa. Setelah itu psikolog akan menginterview kita terkait kesiapan studi, jadi pastikan temen-temen udah matang nih perisapannya. Ketika studi di luar misalnya, kita harus memastikan bahwa kita bisa beradaptasi dengan lingkungan dan kultur yang baru misalnya. Kalau dari pihak psikolog sendiri biasanya akan mencoba mengeksplor diri kita jadi sebisanya dijawab dengan apa adanya. Kalau dari gue sih di tahap interview ini kita harus bener-bener bisa menjaga sikap dan mengatur emosi, kalau bisa dibawa santai biar nggak tegang.

Semangat buat temen-temen yang lagi ngejar LPDP, apalagi yang nyiapinnya sambil di tengah kesibukan pekerjaannya. Gue sendiri udah lulus lama banget, tahun 2015 dan dari dulu memang udah ada rencana untuk lanjut sekolah tapi belum tereksekusi karena memilih untuk cari pengalaman dulu. 2021 lalu, di tengah pandemi gue akhirnya memantapkan rencana gue untuk studi dan mencoba LPDP. Untuk temen-temen yang baru lulus juga semangat ya, temen-temen awardee gue banyak kok yang baru lulus juga. Jadi LPDP itu emang terbuka buat siapa aja, tinggal bagaimana kita menyiapkan diri aja.

Gue sendiri juga masih berjuang untuk menyelesaikan studi gue yang cuma 1 tahun di London. Mohon doanya agar bisa lulus dengan hasil yang memuaskan. Sampai jumpa temen-temen, good luck and feel free kalau mau tanya-tanya.

Leave a comment