Interlude #3

Pada akhirnya hanya interlude yang lain. Malam ini, setelah sekian lama, akhirnya gue mengunjungi salah satu kedai kopi favorit gue. Sudah lama sejak gue nggak kesini, dan tempat ini rasanya makin ramai. Padahal salah satu alasan gue menjadikan kedai kopi ini jadi tempat favorit gue, karena tempat ini tadinya nggak begitu ramai. Kadang gue memang butuh me time untuk ngecharge diri gue wkwkwk. Ngomong-ngomong soal kopi, sebetulnya Januari lalu gue sudah berhasil menyetop caffeine intake gue. Tapi bulan ini, gue sudah tiga kali menyerah. Caffeine benar-benar bekerja dengan sangat baik di otak gue.

Belakangan waktu berjalan sangat cepat rasanya. Tahun 2017 berlalu dengan cepat, akhir tahun kemarin gue menghabiskan waktu dengan keluarga besar nyokap gue di Solo. Menghabiskan beberapa hari di dataran tinggi Sukuh. Lalu gue kembali ke Bogor sampai tahun baru. Menangkap beberapa ikan nila yang dibesarkan Bokap gue di kolamnya. Benar-benar melepas penat rasanya.

Di awal tahun 2017 lalu gue masih di Padang, dengan kondisi proyek yang begitu hectic. Lari ke kedai kopi lokal disana atau menyusuri taplau ketika jenuh. Sampai pada bulan Februarinya, gue mendapat surat untuk kembali ke pusat. Dan baru benar-benar kembali ke Jakarta di pertengahan Tahun. Padang adalah tempat perantauan kedua gue setelah Bandung. Rasanya jadi rindu juga, terpaan angin laut di taplau. Malam terakhir gue disana, gue berkeliling kota dengan singkat.

Gue nggak tau apa yang akan terjadi di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Tapi gue akan berusaha menikmati setiap prosesnya. Belakangan, semakin banyak hal yang gue pikirkan dengan semakin bertambahnya umur gue. Belakangan juga gue merasa kalau gue mulai fleksibel dengan rencana-rencana gue. Apapun bisa terjadi. Well, Pohon Maple tampaknya jadi semenarik Silver Birch belakangan ini.

Yah sebetulnya ada beberapa topik yang mau gue bahas in brief. Kayak tunneling method dan teman-temannya. Tapi draftnya nggak berhasil tersentuh sama sekali beberapa bulan ini. Jadi, mungkin, setelah ini.

Gue tinggal menyeruput kafein terakhir gue, lalu gue akan kembali.

Leave a comment