Jadi Diri Sendiri Biar Lebih Asik

Men, banyak buku menarik bertebaran di muka bumi yang bisa lu manfaatkan. Salah satunya buku-buku mengenai self improvement atau apapun itu. Yang kalau lu baca, lu jadi lebih menghargai hidup lu dan senang jadi diri lu sendiri. Dari sekiaan banyak buku soal self improvement, ada buku-buku yang cukup mudah dicerna dan enteng buat dibaca. Diantaranya ada bukunya Yoris Sebastian, “101 Creative Notes” yang isinya cara asik ngejalanin hidup versi doi.

101 Creative Notes

101 Creative Notes – Yoris Sebastian

(Sumber : gramediapustakautama.com)

Isinya terbilang personal tapi banyak tips-tips yang berguna sih kalau mau menjalani hidup lebih kreatif dan nggak monoton. Intinya kreativitas itu harus terus diasah. Selain gaya penulisannya yang ringan buku ini juga nggak berisi tulisan doang, banyak coretan-coretan gambar nyaris di semua halamannya. Kalau lu lagi males baca buku yang berat-berat kayak punya Dale Carnegie, buku ini bisa jadi solusi tepat.

Selanjutnya, di tengah kegamangan gue menunggu temen gue kemarin malem. Gue akhirnya memutuskan buku yang sebenernya udah lama gue lirik. Judulnya “How To Be Interesting” karangannya Jessica Hagy, salah seorang kartunis di New York Times. Isinya cenderung mirip-mirip dengan bukunya Yoris Sebastian. Menggunakan sedikit tulisan dan banyak chart di sana-sini. Buku Tante Jessica ini isinya lebih ngedorong kita untuk jadi menarik dengan jadi diri sendiri. Ini juga asik banget dibaca kalau lagi iseng-iseng karena tulisannya dikit dan nggak membosankan. Tapi gue sarankan buat beli versi Inggrisnya, karena beberapa kata yang diterjemahkan ada yang gue rasa kurang pas entah gimana. Well, ini cover versi Indonesianya

How To Be Interesting

How To Be Interesting – Jessica Hagy

(Sumber : gramediapustakautama.com)

Gue rasa kita semua juga tahu sih, kita itu nggak perlu jadi orang lain untuk jadi menarik. Atau kita nggak perlu mencoba untuk menjalankan jalan hidup yang sama dengan orang lain. Memiliki mimpi yang sama dengan orang lain atau apapun itu. Maksud gue, semua orang itu unik, punya kesenangannya masing-masing, punya tujuannya masing-masing dan punya apa yang mereka yakini.

Bayangin aja kalau di dunia ini cuma ada satu tipe manusia, betapa monoton dan membosankannya. Tapi bukan berarti diri kita yang sekarang ini udah sempurna. Banyak hal yang mesti diperbaiki. Tapi secara sederhananya gue nggak mau ngejalanin hidup yang monoton dan membosankan. Banyak hal yang bisa dieksplor di dunia ini. mulai dari yang sederhana. Kecepatan daun jatuh barang kali, melalui rute jalan yang berbeda setiap harinya, menghirup bau rumput baru dipotong yang entah kenapa selalu sama, menghitung jumlah semak-semak yang gue nggak tau namanya di lapangan sipil, memikirkan kapan langit-langit di 3201 dibersihkan, atau sekedar melihat struktur Aula Barat yang dibuat dari kayu glulam.

*Eh kayu glulam! tulisan gue berikutnya kayaknya mau ngebahas tentang kayu glulam deh.